Kolaborasi Seni dan Kehidupan Sehari-hari, Pasar Seni ITB 2010 Dashyat!

Dengan mengkolaborasikan berbagai hal, Pasar Seni ITB 2010 lebih meriah. Menurut Entis ‘Kabayan Nyintreuk’, salah satu seniman Sunda, “Pasar Seni ayeuna mah dashyat pisan, lantaran Pasar Seni yang sekarang itu berbagai hal dipadukan dan dikolaborasikan, antara seni dan kehidupan sehari-hari.”


Entis menambahkan, dengan seni semua dapat disatukan. “Pasar Seni ini sebenarnya representasi dari ITB, yen urang Bandung teh kudu kultural, ulah pasorangan-sorangan. Ku budaya mah kabeh ge dulur,“ ungkapnya.

Pasar Seni kali ini cukup menyedot animo masyarakat untuk datang. Panitia sendiri mencatat lebih dari 10.000 pengunjung memadati acara tersebut. Azza (19), salah satu pengunjung mengaku, banyaknya komunitas-komunitas unik menjadi daya tarik tersendiri dari Pasar Seni kali ini. “Acaranya bagus, banyak seniman-seniman yang mamerin hasil karyanya, dan banyak juga komunitas-komunitas unik pada kumpul disini.” ujarnya.

Selain pameran hasil karya seni para seniman, acara ini juga disuguhi live music yang tersebar di beberapa stage. Tidak tanggung-tanggung, acara ini pun menjadi ajang reuni bagi Joe, Izzur, Daan dan Deni Chandra yang tergabung dalam P-Project untuk kembali naik panggung.(Tommi Andryandy)